Pengikut

Sabtu, 09 Mei 2015

CARA INSTALL UBUNTU DI VIRTUALBOX

Lanjut curat coret ni gan , sekarang ane mau share tenatang cara install Ubuntu di Virtualbox, semoga bermanfaat lah buat agan-agan semua . yux ah gebooyyy =))

kali ini ane udah anggap agan-agan semua sudah install VirtualBox di PC/Laptopnya masing-masing ya terus sudah download juga image Ubuntu nya , kalo yang belum punya monggo di download dulu Ubuntu Desktop 14.04 disini untuk Oracle VM VirtualBox disini, kalo sudah agan buka VirtualBox lalu akan ada tampilan awalnya seperti dibawah ini ya :

http://elsukses.blogspot.com/
selanjutanya Isi name dengan nama Ubuntu 14.04, isi type dengan pilih Linux, dan pilih version sesuai spesifikasi PC atau Laptop sobat bisa 32bit atau 64bit, untuk contoh saya ambil 64bit karena PC saya sudah mendukung 64bit, kemudian klik NEXT untuk proses selanjutnya

http://elsukses.blogspot.com/

Menentukan besaran memori pilih NEXT saja karena virtualbox otomatis merekomendasikan besarnya memori 512MB
http://elsukses.blogspot.com/
Menentukan ukuran harddisk, klik CREATE saja karena Virtualbox merekomendasikan sebesar 8 GB karena ini sebagai latihan tidak usah besar-besar

http://elsukses.blogspot.com/
Pada langkah ini klik NEXT saja tidak usah dirubah setingannya

http://elsukses.blogspot.com/
Langsung klik NEXT saja untuk proses selanjutnya

http://elsukses.blogspot.com/

OK sampai disini klik CREATE mudah kan gan ?

http://elsukses.blogspot.com/

Arahkan DVD mengarah ke DVD ROM atau file ISO Ubuntu yang ada di Harddisk dengan klik Settting gambar roda warna kuning – Klik Storage – Klik Controler: IDE Empty – Attributes browse DVD atau file ISO Ubuntunya – klik OK – klik Start gambar panah hijau

http://elsukses.blogspot.com/

SSSIIIPPPP dan Tara !!!!! DVD Ubuntu atau File ISO Ubuntu sudah berjalan tinggal ikuti langkah instalasinya, langsung saja klik Install Ubuntu, kalau pilih Try UBuntu sama dengan live CD

http://elsukses.blogspot.com/

Beri tanda centang untuk Install this third-party software untuk codec audio mp3, mpeg dll kemudian klik Continue dan pastikan terkoneksi internet untuk install paket codecnya

http://elsukses.blogspot.com/

Langsung saja klik Install Now

http://elsukses.blogspot.com/

Pilih pulau jawa dan akan muncul Jakarta kemudian klik Continue

http://elsukses.blogspot.com/

Klik Continue lagi

http://elsukses.blogspot.com/

dfsMasukan nama, nama komputer, username, password harus kuat, contoh: Ubuntu14OK, kemudian klik Continue

http://elsukses.blogspot.com/
OK sekarang ngopi dulu gan atau nyantik mungkin buat wamita senasib yang mungkin salah kelas masuk jurusan Teknik Informatika =)) nikamati aja ya cantik :D, sambil menunggu proses instalasi gitoohh , cukup mudahkan caranya ?

http://elsukses.blogspot.com/

Instalasi sudah selesai sekarang langsung klik tombol restart

http://elsukses.blogspot.com/
Tampilan login screen untuk masuk ke Ubuntu Desktop 14.04 – login dan masukan password yang sudah dibuat pada saat instalasi

http://elsukses.blogspot.com/

Alhamdulillah akhirnya Ubuntu Desktop 14.04 LTS sudah terinstall baik di Virtualbox, selamat mencoba dan have a good day! with Ubuntu Desktop 14.04.

SALAM SUKSES untuk artikel lain nya yux baca-baca di http://elsukses.blogspot.com/













PEMAMPATAN DATA

Setelah lama semedi ampir setaun ini ane mau share lagi ni pengetahuan ane , maklum lah setaun ini kuliah ane bercampur dengan kerjaan baru ane, yang cukup memakan waktu dan jadi jarang-jarang gitu buat coret-coret di blog =)) . nah di coret-coret ane sekarang ini, ane mau share sedikit ni tentang PEMAMPATAN DATA  yang ane pelajari di semester 5 , jurusan nya ttep TEKNIK INFORMATIKA *ya iyalah masa pindah lizt =)) , tapi kox tau-tau udah smester 5 ya cepet banget, :D bukan cepet banget tapi jarang curat curet lagi keles =)) * oke deh yux cekidot aja nie bahasannya., 

PEMAMPATAN DATA
Pengertian Pemampatan / Kompresi data
            Dalam ilmu komputer, pemampatan data atau kompresi data adalah sebuah cara untuk memadatkan data sehingga hanya memerlukan ruangan penyimpanan lebih kecil sehingga lebih efisien dalam menyimpannya atau mempersingkat waktu pertukaran data tersebut. Ada terdapat dua jenis pemampatan data, yaitu pemampatan tanpa kehilangan (lossless data compression) dan pemampatan berkehilangan (lossy data compression).

Tujuan Pemampatan / Kompresi Data

·         Memperkecil penyimpanan data
·         Mempercepat pengiriman data
·         Memperkecil kebutuhan bandwidth

 Teknik kompresi bisa dilakukan pada :
·         Data teks
·         Gambar (JPEG, PNG, TIFF),
·         Audio (MP3, AAC, RMA, WMA)
·         Video (MPEG,H261, H263)

Jenis Kompresi Data Berdasarkan Output           
  •  Lossy Compression

            Teknik yang mengakibatkan data semula tidak dapat direkonstruksi kembali (ada data       yang hilang). Teknik kompresi dimana data hasil tidak sama dengan data sebelum kompresi.
·         Batasan : kualitas yang diinginkan dan waktu (pemrosesan dan pengiriman)
Contoh   : data lagu, data film, video conference.
·         MPEG (Motion Picture Expert Group) untuk video
·         MP3 untuk lagu dan audio
·         JPEG (Joint Picture Expert Group) untuk gambar.
     Kelebihan: Ukuran file lebih kecil dibanding loseless tetapi masih memenuhi syarat untuk digunakan.
·     Biasanya teknik ini membuang bagian-bagian data yang sebenarnya tidak begitu berguna dan tidak dirasakan oleh kita sehingga kita masih beranggapan bahwa data tersebut masih bisa digunakan walaupun sudah dikompresi.

  • Loseless Compression

·         Teknik kompresi yang tidak menyebabkan kehilangan data. Hasilnya sama seperti data sebelum proses kompresi.
Contoh : ZIP, RAR, GZIP
·      Teknik ini digunakan jika dibutuhkan data setelah dikompresi harus dapat diekstrak/dekompres lagi tepat sama. Biasanya digunakan jika akurasi data sangat penting
·         contoh: data teks/biner, data program, image (PNG, GIF)
·         Kadang ada data-data yang setelah dikompresi dengan teknik ini ukurannya sama atau lebih besar.

  Klasifikasi Teknik Kompresi 1 (Entropy Encoding)
·         Bersifat loseless : Tekniknya tidak berdasarkan media karakteristik tertentu tetapi berdasarkan urutan data.
Contoh: Run-length coding, Huffman coding, Arithmetic coding

Klasifikasi Teknik Kompresi 2 (Source Coding)
·         Bersifat lossy : Berkaitan dengan data semantik (arti data) dan media.
     Contoh: Prediction (DPCM, DM), Transformation (FFT,DCT), Layered Coding (Bit         position, subsampling, sub-band coding), Vector Quantization

  Klasifikasi Teknik Kompresi 3 (Hybrid Coding)
·         Gabungan antara lossy + loseless
Contoh: JPEG, MPEG, H.261, DVI

Pendekatan yang digunakan pada kompresi data
  • Pendekatan statistik

            Kompresi didasarkan pada frekuensi kemunculan derajat keabuan pixel didalam    seluruh bagian. Contoh metode : Huffman Coding.
  • Pendekatan ruang

            Kompresi didasarkan pada hubungan spasial antara pixel-pixel di dalam suatu        kelompok yang memiliki derajat keabuan yang sama dalam suatu daerah gambar atau             data. Contoh metode : Run-Length Encoding.
  •  Pendekatan kuantisasi

            Kompresi dilakukan dengan mengurangi jumlah derajat keabuan yang tersedia.      Contoh metode : kompresi kuantisasi (CS-&Q).
  • Pendekatan fraktal

            Kompresi dilakukan pada kenyataan bahwa kemiripan bagian-bagian didalam data            atau citra atau gambar dapat dieksploitasi dengan suatu matriks transformasi. Contoh        metode : Fractal Image Compression.

Jenis Kompresi Data Berdasarkan Mode Penerimaan Data oleh Manusia
  • Dialoque Mode

·      proses penerimaan data dimana pengirim dan penerima seakan berdialog (real time) Contohnya : video conference, dimana kompresi data harus berada dalam batas penglihatan dan pendengaran manusia. Waktu tunda (delay) tidak boleh > 150 ms, dimana 50 ms untuk proses kompresi dan dekompresi, 100 ms mentransmisikan data dalam jaringan.

  • Retrieval Mode

·         proses penerimaan data tidak dilakukan secara real time. Dapat dilakukan fast forward dan fast rewind di client dan fapat dilakukan random access terhadap data dan dapat bersifat interaktif

Tipe sistem kompresi (Encoder)
  • Transformer

            Melakukan transformasi pemetaan one-to-one pada gambar masukan. Keluaran transformer adalah representasi gambar yang lebih efisien untuk dikompresi.
·         contoh: Discrete Cosine Transform (DCT).
·  DCT mengumpulkan energi sinyal gambar di tempat koefisien yang kecil. Tahapan ini tidak mengakibatkan kehilangan data.

  • Quantizer

        Menghasilkan simbol-simbol yang digunakan untuk merepresentasikan gambar yan terkompresi.
·         Tahapan ini mengakibatkan kehilangan data karena terjadi pembulatan pada data. Bersifat reversible.
·         Proses : scalar quantizer dan vector quantizer.
·         Scalar quantizer melakukan proses kuantisasi pada elemen per elemen.
·         Vector quantizer melakukan proses kuantisasi pada blok data.

  • Coder

            Mengubah keluaran Quantizer, berupa bit stream, menjadi kode-kode tertentu yang           mewakilinya. Coder dapat menggunakan kode variable-length (VLC) . Keluaran Coder adalah bit stream yang dapat ditransmisikan lewat jaringan.Bit stream dikirimkan pada penerima yang memiliki Decoder untuk menata kembali gambar yang dikompresi. Karena proses kuantisasi yang bersifat reversibel maka gambar yang direkonstruksi tidak sama dengan gambar semula, meskipun bagi penglihatan manusia tidak terlalu berpengaruh (tergantung rasio kompresi yang digunakan).

LOSSY Vs LOSSLESS

  • Keuntungan metode lossy

·         Menghasilkan file kompresi yang lebih kecil dibandingkan dengan metode lossless. Metode lossy sering digunakan untuk mengkompresi suara, gambar dan video. Lossy akan mengalami generation loss pada data sedangkan pada lossless tidak terjadi karena data yang hasil dekompresi sama dengan data asli. Sedangkan lossless digunakan untuk mengkompresi data untuk diterima ditujuan dalam kondisi asli seperti dokumen teks.

APLIKASI KOMPRESI
a.      
  •         ZIP File Format

·         Ditemukan oleh Phil Katz untuk program PKZIP kemudian dikembangkan untuk WinZip, WinRAR, 7-Zip.  Berekstensi *.zip dan MIME application/zip, dapat menggabungkan dan mengkompresi beberapa file sekaligus
·         Aplikasi: WinZip oleh Nico-Mak Computing
      Beberapa method Zip:
·         Shrinking : metode variasi dari LZW
·         Reducing : metode yang mengkombinasikan metodesame byte sequence based dan probability based encoding.
·         Imploding : menggunakan metode byte sequence based dan Shannon-Fano encoding.
·         Deflate : menggunakan LZW, Bzip2

  • RAR File

·         Ditemukan oleh Eugene Roshal, sehingga RAR (singkatan dari Roshal Archive pada 10 Maret 1972 di Rusia).
·         Berekstensi .rar dan MIME application/x-rar-compressed

·         Proses kompresi lebih lambat dari ZIP tapi ukuran file hasil kompresi lebih kecil.

u    Sekian dulu deh surat coretnya, jangan lupa kasih cendol gan, jangan bata, sakit atuh hahahaha.
      semoga bermanfaat buat agan-agan semua . jangan lupa baca juga artikel-artikel lain nya d blog ane ya. mtur nuhun :D


Sabtu, 19 Juli 2014

Struktur Data

Hay Gan, nie ane mau share sedikit pengetahuan ane dalam struktur data yang ane pelajari di kuilah ane semester 3, semoga bermanfaat dan mohon koreksi kesalahannya ya gan, okeh cekidot aja , :D

STRUKTUR DATA TREE (POHON)

Tree structure (struktur pohon) sangat umum ditemui. Mulai dari struktur folder/direktori di komputer Anda, sampai di setiap halaman web yang Anda kunjungi (dokumen HTML memiliki struktur tree, setiap browser ada struktur tree untuk DOM HTML). Beberapa contoh lain di mana Anda akan menemui struktur pohon:
  1. Memproses XML memerlukan pemahaman mengenai tree
  2. Pohon keluarga (family tree)
  3. Pohon organisasi
  4. Membuat pivot table yang kompleks memerlukan pemahaman mengenai tree
Jika Anda menjadi administrator database yang ingin bisa mengoptimasi sampai level penyimpanan, Anda harus tahu struktur dasar seperti B-tree. Di beberapa database, misalnya Oracle, Anda bisa mengatur ukuran blocksize untuk indeks B-tree.
Struktur graph (graf) juga banyak digunakan sehari-hari:
  1. Node-node dalam sebuah jaringan membentuk graf, dan ini perlu dipahami oleh administrator jaringan.
  2. Jalan dan lokasi di sebuah peta bisa dianggap sebagai graf.
  3. Jaringan pertemanan (di Facebook, Friendster, dsb) juga merupakan graf. Jika Anda membuat situs seperti itu, Anda perlu tahu konsep graf.
Ada beberapa gabungan dari tree dan graph. Jika Anda menjadi administrator jaringan, Anda perlu mengenal konsep spanning tree untuk mengkonfigurasi STP (spanning tree protocol). Jika Anda perlu membuat program peta sendiri, Anda perlu struktur data quad-tree untuk mengakses dengan cepat node-node dalam graf yang Anda miliki.
Mungkin sebagian dari Anda berpikir: itu kan hanya sebagian saja struktur data yang ada, bagaimana dengan yang lain?
Ketika belajar struktur data yang sederhana akan membantu kita memahami struktur data yang lebih kompleks. Misalnya jika seseorang tiba-tiba diminta mengimplementasikan tree dengan pointer, dia biasanya akan bingung. Sementara jika diajari selangkah demi selangkah mulai dari linked list, maka biasanya akan lebih mudah. Jadi fungsi pertama struktur yang sederhana adalah untuk mempelajari struktur yang lebih rumit. Dalam berbagai bahasa, struktur Linked List, Double Linked List, dsb sudah masuk menjadi API standar.
Dalam mengimplementasikan suatu struktur data, Anda bisa melihat kelebihan dan kekurangan masing-masing struktur data. Misalnya linked list sangat efisien untuk menyimpan data yang selalu ditambahkan di akhir. Ini akan membantu Anda memilih struktud data terbaik untuk keperluan Anda (jadi Anda tidak selalu hanya memakai java.util.Vector saja di Java). Jadi penggunaan struktur data spesifik berguna untuk optimasi.
Misalnya Anda punya beberapa punya struktur data yang hanya selalu ditambah saja di akhir. Struktur List akan sangat efisien untuk hal ini. Jika Anda sudah tahu tepatnya berapa data yang akan datang Anda bisa memakai array (atau std::vector di C++, atau java.util.Vector di Java). Tapi jika Anda tidak tahu, setiap kali array mencapai kapasitasnya, Anda perlu meresize memori (dan jika ternyata memori tidak cukup, tanpa sepengetahuan Anda kadang perlu ada penyalinan data ke lokasi memori yang baru). Jadi dalam kasus ini Anda bisa melihat bahwa List sederhana juga punya kegunaan.
Kesimpulannya adalah: mempelajari struktur data merupakan hal yang penting. Hanya di bidang yang sangat sempit saja kita tidak perlu mempelajari struktur data. Dan bahkan dalam bidang yang sempit itu, pemahaman struktur data akan bisa banyak membantu untuk membuat program yang lebih baik.

 STRUKTUR DATA QUEUE

Queue (antrian) adalah struktur data dimana data yang pertama kali dimasukkan adalah data yang pertama kali bisa dihapus. Atau bisa juga disebut dengan struktur data yang menggunakan mekanisme FIFO (First In First Out). Queue dalam kehidupan sehari-hari seperti antrian pada penjualan tiket kereta api, dimana orang yang pertama datang adalah orang yang pertama kali dilayani untuk membeli tiket.
Jika ada orangbaru yang datang akan membali tiket, maka posisinya berada pada urutan paling belakang dalam antrian tersebut. Orang yang berada pada posisi terakhir dalam antrian adalah yang terakhir kali dapat dilayani dan memperoleh tiket kereta api (kalau kurang beruntung, maka akan kehabisan tiket). Contoh lain adalah nasabah yang antri di teller bank, paket data yang menunggu untuk ditransmisikan lewat internet, antrian printer dimana terdapat antrian print job yang menunggu giliran untuk menggunakan printer, dsb. Istilah-istilah yang digunakan dalam queue (antrian)
Memasukkan data (insert) disebut juga dengan put, add, atau enqueue. Menghapus data (remove) biasa disebut dengan istilah delete, get, atau dequeue. Bagian belakang queue, dimana data bisa dimasukkan disebut dengan back, tail (ekor), atau end (akhir). Sedangkan bagian depan (front) queue dimana data bisa dihapus juga biasa disebut dengan istilah kepala (head).

Circular Queue
Di dunia nyata apabila seseorang sedang mengantri (misalnya antri tiket kereta api), apabila telah dilayani dan memperoleh tiket, maka ia akan keluar dari antrian dan orang-orang yang berada di belakangnya akan bergerak maju ke dapan. Kita bisa saja menggerakkan setiap item data ke depan apabila kita menghapus data yang terdepan, tetapi hal ini kurang efektif. Sebaliknya kita tetap menjaga setiap item data di posisinya, yang kita lakukan hanyalah merubah posisi front dan rear saja.
Yang menjadi permasalahan adalah apabila posisi rear berada pada bagian akhir dari array (atau pada nomor indeks yang terbesar). Meskipun ada bagian yang kosong di awal-awal array – karena mungkin data telah dihapus, data baru tidak bisa dimasukkan lagi karena rear-nya sudah tidak bisa bergerak lagi. Atau mungkinkah posisi rear nya bisa berpindah?

circular queueUntuk menghindari permasalahan seperti itu (tidak bisa memasukkan data baru) – meskipun queue-nya belum penuh, maka front dan rear-nya berputar (kembali) ke bagian awal array.




Struktur Data Stack 
Secara bahasa, Stack berarti tumpukan. Jika dikaitkan dengan struktur data, Stack berarti sekumpulan data yang organisasi atau strukturnya bersifat tumpukan atau menyerupai tumpukan.
Secara ilustrasi, stack dapat digambarkan dengan gambar di samping.
“Top “ merupakan pintu untuk keluar masuknya elemen – elemen stack. A, B, dan C merupakan suatukoleksi. Dari ilustrasi dapat digambarkan bahwa C merupakan elemen yang terakhir memasuki stack namunpertama keluar dari stack. Begitu sebaliknya dengan A. A merupakan elemen pertama yang memasukitumpukan namun terakhir saat keluar dari tumpukan.
Di dalam gambar juga terlihat urutan masuk dan keluar yang berkebalikan. Elemen yang masuk pertama akankeluar erakhir dan sebaliknya. Prinsip ini telah dikenal dalam struktur data dengan nama prinsip LIFO (Last In First Out).
Di dalam pengembangannya, stack dapat dikelompokkan menjadi dua bagian. Dua bagian tersebut yaitudan Double Stack. Single Stack
Single Stack
Single Stack atau Stack Tunggal adalah stack yang hanya terdiri dari satu koleksi. Bila stack inidirepresentasikan dengan array, maka pengisian dan penghapusan harus dilakukan bertahap dari indeksnya. TOP-
Di dalam proses single stack terdapat tiga macam proses utama, yaitu :
-          Inisialisasi
-          PUSH (Insert, Masuk, Simpan, Tulis)
-          POP (Delete, Keluar, Ambil, Baca, Hapus)

Double Stack
Double Stack atau Stack Ganda adalah stack yang hanya terdiri dari dua single stack. Bila stack inidirepresentasikan dengan array, maka pengisian dan penghapusan harus melalui salah satu arah.
Di dalam proses double stack terdapat lima macam proses utama, yaitu :
-          Inisialisasi
-          PUSH1 (Proses Push untuk Single Stack pertama)
-          POP1 (Proses Pop untuk Single Stack pertama)
-          PUSH2 (Proses Push untuk Single Stack kedua)
-          POP2 (Proses Pop untuk Single Stack kedua)
Algoritma dasar masing – masing proses adalah sebagai berikut :
INISIALISASI
top1 = -1; top2 = MAX_ARRAY;
PUSH1
top1 = top1 + 1; array[top1] = variable_tampung;
POP1
variable_tampung = array[top1]; top1 = top1 – 1;
PUSH2
top2 = top2 – 1; array[top2] = variable_tampung;
POP2
variable_tampung = array[top2]; top2 = top2 + 1;